~Aku dan diriku~
Perjalananku kini semakin
berat dan berliku. Banyak pilihan yang harus ku pilih. Banyak tujuan yang harus
aku tempuh. Tak perduli suka atau tidak suka . Kewajiban mengharuskanku untuk
terus berjalan dan berjalan. Dalam kejenuhan dan kelelahan terkadang kutemui
beberapa kenikmatan. Kenikmatan yang terkadang bisa membuatku tersenyum dalam
hati. Tak sedikit pelajaran yang aku terima dalam setiap perjalananku. Dalam sudut
pandangku, dalam hidup ini mungkin lebih baik untuk diam. Diam dan mempelajari.
Diam dan menilai. Diam dan menimbang. Diam dan melaksanakan. Mungkin hal
seperti itu yang bisa membuatku terkadang merasa lebih aman dan tenang. Tak mudah
untuk menjadi diriku sendiri. Dalam beberapa keadaan aku harus memaksakan
diriku untuk menjadi pribadi yang lain. Tapi bagaimanapun, aku tetaplah aku. Pahit
bagi orang, belum tentu pahit bagiku. Pahit bagiku belum tentu pahit bagi orang.
Lebih baik menerima diriku sendiri dan menjadi diriku sendiri kendatipun keadaan
tidak menginginkan diriku menjadi diriku sendiri. Tapi kalau tak kumulai dari
sekarang, akan kumulai kapan lagi.. keadaan harus menerima dan mengikuti
diriku.. bukan diriku yang menerima dan mengikuti keadaan.. aku yakin bisa
untuk melakukannya atas izin dan kehendak tuhanku lewat permintaan dari bahasa
tubuh dan bahasa pemikiranku.. aku yakin akan itu.. semoga tuhan memberi
lebihan kekuatan dan kesabaran untuk aku memulainya.. dan semoga tuhan selalu memberi
keteguhan hati yang nyata untukku dalam pelaksanaannya.. amin..
^-.> mulai saat ini dan mulai detik ini, akan kumulai dan
akan aku laksanakan..
~Abimanyu~
Tidak ada komentar:
Posting Komentar